21 Januari 2010

LEARNING JOURNAL 6
REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT
Tanggal 14 Januari 2010
Di SMP Negeri 1 Leuwiliyang.
Pertemuan ke enam ini merupakan session terkhir dari rencana pemberian materi dari program Bermutu ini. Berikut hal hal yang aku peroleh hari ini:
Refleksi merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk melihat kembali apakah rencana tindakan yang dilaksanakan dapat menghasilkan perbaikan pembelajaran sesuai dengan yang kita inginkan. Pada dasarnya refleksi merupakan kegiatan analisis-sintesis, interpretasi, dan eksplanasi terhadap semua informasi yang diperoleh dari pelaksanaan tindakan. Data atau informasi yang terkumpul perlu dianalisis, dicari kaitan antara yang satu dengan yang lainnya, dibandingkan dengan pengalaman sebelumnya atau dengan standar tertentu, untuk mengevaluasi keberhasilan perbaikan pembelajaran yang dilakukan. Jika perbaikan pembelajaran belum berhasil sebagaimana yang diharapkan maka kita perlu menindaklanjuti dengan melakukan analisis untuk mencari penyebab ketidakberhasilan perbaikan pembelajaran.
Setelah menemukan akar permasalahan yang menjadi penyebab belum berhasilnya perbaikan pembelajaran, maka langkah selanjutnya adalah membuat rencana perbaikan pembelajaran untuk menghilangkan akar permasalahan tersebut pada siklus kedua. Namun, jika tindakan berhasil memperbaiki kualitas pembelajaran, maka bisa saja PTK dilanjutkan pada siklus berikutnya untuk lebih mengoptimalkan kualitas, atau PTK diakhiri dan hasil-hasilnya disusun menjadi laporan.
Tahap refleksi bukan merupakan tahap yang mudah bagi guru, khususnya guru peserta yang belum terbiasa melakukan PTK. Pada tahap ini diperlukan kemampuan untuk berpikir analitik secara kritis, terhadap semua data, fakta dan fenomena yang terjadi, kemudian menghubungkannya dengan rumusan, tujuan, serta rencana tindakan sebagai alternatif solusinya. Artinya, diperlukan upaya merenung dan berpikir secara serius dan mendalam, dengan mengingat tentang berbagai konsep, prinsip, pengalaman praktis yang terkait dengan pembelajaran yang telah dipertimbangkan dalam menyusun rencana tindakan. Hasil refleksi diungkapkan dalam bentuk narasi ilmiah.
PENGERTIAN
Refleksi merupakan kegiatan telaah terhadap tujuan PTK, hasil analisis dan interpretasi data yang diperoleh dari pelaksanaan rencana tindakan, untuk menetapkan atau mengevaluasi ketercapaian tujuan perbaikan pembelajaran.
Hasil refleksi dituangkan kedalam narasi ilmiah, yang akan menjadi bagian dari sisi laporan PTK.
Tindak lanjut merupakan kegiatan selanjutnya yang harus dilakukan guru peserta setelah memperoleh simpulan dari interpretasi data dan refleksi.
• Apabila hasil refleksi menunjukkan bahwa tujuan perbaikan pembelajaran belum berhasil seperti yang diharapkan, kegiatan perbaikan tindakan dilanjutkan pada siklus berikutnya. Untuk menentukan tindak lanjut yang tepat, guru peserta perlu mencari faktor-faktor yang diduga kuat sebagai penyebab kekurang-berhasilan perbaikan pembelajaran. Penyebab inilah yang harus digunakan sebagai dasar untuk merumuskan rencana tindakan pada siklus berikutnya.
• Apabila hasil interpretasi dan refleksi diperoleh simpulan bahwa tindakan yang dilakukan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, guru peserta dapat melanjutkan ke siklus berikutnya untuk lebih mengoptimalkan hasil perbaikan, atau mengakhiri PTK dan menyusun laporan.
Rencana tindak lanjut untuk siklus berikutnya dituangkan dalam skenario pembelajaran dalam bentuk RPP dengan berbagai perangkatnya.
LANGKAH MELAKUKAN REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT
Langkah-langkah melakukan refleksi:
1. Cermati tujuan dalam PTK dalam upaya memperbaiki pembelajaran yang diinginkan.
2. Cari penyebab keberhasilan atau kekurang-berhasilan dari analisis dan interpretasi.
3. Cermati uraian pada deskripsi temuan
4. Buat ringkasan naratif dari hasil refleksi tersebut tersebut.
Langkah-langkah menentukan tindak lanjut untuk siklus berikutnya:
Berdasarkan hasil refleksi rumuskan tindak lanjut yang harus dilakukan untuk memperbaiki atau meningkat kualitas pembelajaran. Langkah tindak lanjut meliputi:
1. memilih atau menetapkan topik pembelajaran berikutnya,
2. menetapkan strategi pembelajaran yang sesuai,
3. menyusun skenario pembelajaran (RPP),
4. penyusun perangkat pembelajaran yang diperlukan,
5. menyusun atau memperbaiki instrumen untuk pengambilan data,
6. menetapkan jadwal pelaksanaan tindakan,
7. jika diperlukan dapat dilakukan simulasi atau ujicoba skenario dan perangkat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar